Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Dirpolairud Polda Kaltim Hadiri Penandatanganan Naskah Kerjasama Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Bersama TNI AU 


Balikpapan -  Dirpolairud Polda Kaltim Kombes Pol Pahala Hotma Mangatur Panjaitan, S.I.K., M.Si.,Hadiri penandatanganan naskah kerjasama badan restorasi gambut dan mangrove bersama TNI AU. Kegiatan ini bertempat di Pantai Komplek Satrad 223 Sepinggan, Balikpapan. Minggu (03/02/24).

Kegiatan ini  turutdihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Dirpolairud Polda Kaltim Kombes Pol Pahala Hotma Mangatur Panjaitan, S.I.K., M.Si., Aspotdirga Kasau Marsekal Muda TNI Andi Wijaya S.Sos., Sekretaris BRGM RI Dr. Ir. Ayu Dewi Utari, M.Si., dan beberapa perwakilan dari pemerintah setempat.

Acara ini dimulai pada pukul 14.30 WITA dengan sambutan hangat dari Aspotdirga Kasau Marsekal Muda TNI Andi Wijaya, S. Sos., yang memberikan pengantar atas pentingnya kerjasama ini dalam menjaga keberlangsungan lingkungan. Dilanjutkan dengan sambutan dari Sekretaris Badan Restorasi dan Gambut RI, Dr. Ir. Ayu Dewi Utari, M.Si., yang menegaskan komitmen pihaknya dalam upaya restorasi gambut dan rehabilitasi mangrove.

Puncak acara terjadi dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara BRGM RI dan TNI AU tentang "Pelaksanaan Restorasi Gambut dan Percepatan Rehabilitasi Mangrove dalam rangka Menjaga Ketahanan Wilayah NKRI". Langkah ini menandai komitmen bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan demi keberlangsungan negara.

Diskusi pun dilakukan untuk menentukan lokasi percepatan rehabilitasi mangrove yang melibatkan semua peserta. Susunan acara yang terstruktur dengan baik memastikan setiap tahapan acara berjalan lancar, termasuk penanaman pohon mangrove sebagai simbol nyata dari komitmen pelestarian lingkungan.

Kegiatan penandatanganan naskah kerjasama dan penanaman mangrove tersebut berlangsung dengan lancar dan aman, menunjukkan keseriusan semua pihak dalam menjaga lingkungan hidup untuk generasi masa depan. Ini bukan hanya sebuah peristiwa, tetapi juga tonggak sejarah dalam upaya pelestarian alam bagi keberlangsungan hidup kita semua.