Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Kapolri Jelaskan Konsep 'Smart Security' di Proyek Polres Khusus IKN

 


Sepaku - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah melaporkan pembangunan Polres Khusus Ibu Kota Nusantara (IKN) kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam laporannya, Jenderal Sigit menjelaskan bahwa polres khusus IKN akan dibangun dengan konsep smart security, Kamis (21/12/2023).

Menurut Jenderal Sigit, Polres Khusus IKN akan dibangun di tanah seluas 1.568 meter persegi yang dikhususkan untuk Polri dari total tanah seluas 12 hektare. Gedung polres akan memiliki 4 lantai dengan luas bangunan sebesar 6.189 meter persegi. Pembangunan polres ini akan menggunakan anggaran sebesar Rp 155,6 miliar yang telah disiapkan oleh Polri. Estimasi waktu pembangunan adalah antara 8 hingga 9 bulan.

Lebih lanjut, Jenderal Sigit menjelaskan bahwa Polres Khusus IKN akan memberikan pelayanan kepolisian kepada enam Polsek kecamatan, yaitu kawasan KIPP, Kecamatan Sipaku, Loa Kulu, Loa Janan, Muara Jawa, dan Samboja.

Selain itu, Jenderal Sigit juga menyampaikan bahwa Mabes Polri akan segera dibangun oleh Kementerian PUPR sesuai dengan desain yang telah dibuat. Pembangunan ini akan dilakukan secara bertahap, dimulai dengan pembangunan 2 blok pada tahun 2024 dari total 3 blok yang direncanakan.

Dalam hal pemindahan personel, Jenderal Sigit menegaskan, Polri telah menyusun rencana pemindahan secara bertahap dalam empat tahap. Jumlah personel yang akan dipindahkan berturut-turut sebanyak 1.667 personel, 9.484 personel, 9.685 personel, dan 9.678 personel. Tahap pertama telah dilaksanakan dengan memindahkan 700 personel organik Mabes Polri dan 708 personel yang akan mengisi Polres Khusus IKN. Personel-personel ini telah melalui asesmen di Polda Kalimantan Timur.

Terkait dengan pembangunan perumahan Polri, Jenderal Sigit menginformasikan bahwa Kementerian PUPR sedang membangun 4 tower perumahan Polri. Setiap tower terdiri dari 12 lantai dan memiliki 420 unit hunian dengan tipe 98 m2. Totalnya, terdapat 1.680 unit hunian. Saat ini, progres pembangunan telah mencapai 14,4 persen dan ditargetkan selesai pada November 2024.

Jenderal Sigit berharap bahwa pembangunan Polres Khusus IKN dan tower perumahan ini akan mengikuti 8 prinsip dan 24 KPI IKN, termasuk konsep green building. Meskipun seragam polisi berwarna cokelat, polisi akan menjalankan konsep bangunan hijau untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Lebih lanjut Jenderal Sigit menyampaikan bahwa Polri juga akan membangun pusat komando Polres Khusus IKN sebagai bagian dari sistem keamanan cerdas (smart security). Konsep ini diharapkan dapat memaksimalkan pengamanan dengan melibatkan teknologi seperti CCTV, kamera yang dikenakan di tubuh, big data yang terintegrasi dengan kementerian dan lembaga terkait, serta analisis kecerdasan buatan di pusat komando.

Dalam penjelasannya, Jenderal Sigit menyatakan bahwa pembangunan smart security ini akan memberikan jaminan rasa aman bagi masyarakat dan para investor di IKN. Selain itu, ini juga akan berkontribusi terhadap percepatan pembangunan dan investasi di Ibu Kota Nusantara sebagai perluasan filosofi pembangunan Indonesia yang berpusat pada rakyat.

Terakhir, Jenderal Sigit menegaskan komitmen Polri untuk mengerahkan seluruh sumber daya demi mengawal kebijakan dan agenda-agenda pemerintah, terutama dalam mengawal pembangunan IKN. Dia berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar dan tepat waktu.